INDAH LARISA, SH. Caleg DPRD Kota Bekasi Partai HANURA No.3 dapil V: Pondok Gede, Pondok Melati, jati Sampurna

Thursday, February 19, 2009

Nama:
INDAH LARISA, SH.

TTL:
Jakarta 9 Februari 1987

Agama:
Islam

Pendidikan Formil:
-- TK Glatik Pangkalan II, Pondok Gede
-- SLTPN 259, Jakarta Timur
-- SMUN 62 Jakarta Timur
-- Fakultas Hukum Univ. Trisakti, Jakarta


Organisasi:
1. 1998, Peserta LDKS SLTPN 259, Jakarta
2. 1999, Pegnurus OSIS SLTPN 259, Jakarta
3. 1999, Ketua Paskibra SLTPN, Jakarta
4. 2001, Peserta LDKS SMUN 62, Jakarta
5. 2004, Sekretaris OSIS SMUN 62, Jakarta
6. 2004, Anggota UKM, Sie Kerohanian Islam Fak. Hukum Univ. Trisakti
7. 2005, Mahasiswa Program Kekhususan Hukum Agraria, FH Univ. Trisakti
8. 2007, Peserta Kegiatan pelatihan Hukum Perdata, Hukum Dagang dan Hukum Agraria (Unit Afiliasi FH Univ. Trisakti)
9. 2008, Anggota Staf Seksi Hukum Bappilu DPC Partai HANURA Kota Bekasi

Ir M.A. Ratna Ariani MBA , Caleg DPR RI Partai HANURA

Biodata

Nama Lengkap:
Ir M.A. Ratna Ariani MBA

T.Lhr/Umur/JK/Status:
Jogyakarta, 15 Agustus 1961

Menikah dan dikaruniai 3 anak

Pendidikan:
* SD - SMA 1980 di St Theresia Jakarta
* S1 1987 Fakultas Teknik Sipil UNPAR Bandung
* S2 1991Manajemen dari STMB sekarang Institut Manajemen Telkom


Hobby
Travelling, Membaca & Menulis

Riwayat Organisasi
1. (1982 - 1984) Pengurus Senat Mahasiswa Fakultas Teknik Sipil UNPAR
2. (199 8) Ikut mendirikan I2BC Infocosm Indonesia Business Community bersama majalah SWA dan Accenture
3. (2000 - sekarang) Terlibat sebagai pengurus Dewan Paroki Santa Perawan Maria Ratu. Jabatan yang pernah diterima : Ketua Lingkungan Monika, Sekretaris Dewan Paroki dan Koordinator Bidang Pewartaan serta Prodiakon.
4. (2001 - sekarang) Ketua Yayasan Kasih Abadi yang menyelenggarakan karya sosial bersama PEMDA DKI sejak 1987.
5. (2004 - 2010) Sekretaris BPK PKK Keuskupan Agung Jakarta
6. (2004) Terdaftar sebagai caleg PDS DPRD DKI untuk Jakarta selatan
7. (2006) Wakil Sekjen Partai Damai Sejahtera
8. (2007 - 200 8) Ketua Bidang Pengembangan Organisasi Partai Demokrasi Kebangsaan Bersatu dan KoorWil Jogya. Tidak lolos verifikasi sehingga seluruh pengurus DPP bergabung dengan HANURA.
9. (2008) Terdaftar sebagai caleg DPR RI no urut 3 untuk dapil Semarang, Salatiga dan Kendal

Riwayat Pekerjaan:
1. (1991- 2001) Senior Manager di Accenture Indonesia (Konsultan IT)
2. (2001- sekarang) Mengelola bisnis keluarga di bidang property dan merintis usaha retail.
3. (200 8) Associate Director di TASS Consulting
4. Profesi lain : Pengajar di Haggai Institute Indonesia sejak 2006 yang menyelenggarakan pelatihan kepemimpinan tingkat nasional dan internasional.

Karya Sosial:
* Bekerja sama dengan PEMDA DKI untuk memberikan pendampingan rohani serta bantuan lainnya bagi warga binaan di panti laras 1, 2, RS Jiwa Grogol dan RSJ Bogor serta panti-panti jompo lainnya. Total sekitar 2500 warga binaan yang dilayani rutin sejak 1987.
* Mengadakan kunjungan dan bakti sosial ke berbagai desa di Nias, Papua, Pulau Jawa dsb.
* Membantu penyelenggaraan pendidikan melalui bea siswa dan perbaikan sarana pendidikan di beberapa sekolah di pedalaman Papua, Sumatera Utara dan Kalimantan.
* Menjadi relawan pendamping warga binaan korban narkoba selama 2 tahun, berhenti karena rumah penampungan pindah ke Jakarta Barat.
* Mengadakan sosialisasi kampanye anti sampah bersama GROPESH dengan mengadakan lomba slogan, lomba jingle dan lomba foto. Saat ini gerakan ini berkembang menjadi pembinaan kader penggerak cinta lingkungan bersama ormas lintas agama dan PEMDA DKI.
* Terlibat dalam sosialisasi Credit Union untuk mengajak keluarga prasejahtera menjadi lebih mandiri.

Kritisi Pemerintah Daerah yang Tidak Jalankan Program Pemerintah Pro Rakyat Karena Sebab Politis

 TRI KUSTANTI, Caleg PARTAI DEMOKRAT No. 6
DPRD KOTA BEKASI, dapil 1 Bekasi Timur

Bekasi, dobeldobel.com
Tri Kustanti
adalah termasuk satu caleg perempuan yang begitu perduli dengan masalah kepentingan perempuan dan anak-anak. Khususnya bidang pelayanan kesehatan dan pendidikan. Dia menganggap bahwa dengan pelayanan kesehatan dan pendidikan yang berkualitaslah maka kita bisa membangun bangsa ini.


Tanpa bermaksud membanggakan sosok SBY, sang dewan pembina dari partai yang mengusungnya menjadi caleg, Tri mengungkapkan bahwa telah cukup banyak keberhasilan program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat. Taruhlah program-program yang sangat berpihak kepada rakyat, seperti BLT (Banduan Langsung Tunai) sebagai kompensasi kenaikan harga BBM. Namun sangat disayangkan, karena alasan politis, DPR RI meminta agar pemerintah menghentikan program BLT itu akhir Februari ini. Karena dalam penilaian DPR RI dalam rapat dewan, bahwa prgram itu sangat menguntungkan bagi kampanye partai pengusung presiden SBY, di samping alasan lain yang terkadang sangat dicari-cari, yakni BLT itu adalah program bantuan pemerintah yang membodohi rakyat. Sepertinya program bantuan pemerintah yang terbagi menjadi tiga cluster tidak tersosialisasikan dengan baik, sehingga program BLT yang sejatinya berjalan bersamaan dengan program bantuan pemerintah kepada rakyat dalam bentuk bantuan dengan prinsip analogi memberikan ikan, kail dan perahu kepada rakyat agar bisa lebih mandiri. Program pemerintah yang berpihak kepada rakyat seperti KUR dan PNPM serta banyak yang lainnya kurang disosialisasikan di tingkat daerah ke masyarakat. Hal ini lebih kepada alasan dan sentimen politis, demikian ujarnya mengkritik.

Seharusnyalah para petinggi pejabat publik mengenyampingkan urusan politik, apabila ada program dari pemerintah yang dijalankan namun sejatinya adalah program yang berpihak kepada rakyat. Jadi jangan karena program tersebut datang bukan dari partai politiknya maka mereka (para pejabat publik politis) tidak mau mensosialisasikan program pemerintah pusat. Sehingga kepentingan rakyat kecil di kesampingkan, demikian katanya prihatin akan tingkah beberpa kepala daerah yang enggan menjalankan program-program pemerintah pusat.


======================================================

BIODATA

Nama:
TRI KUSTANTI

TTL:
Solo, 2 Oktober 1960

Alamat:
Jl. JAKARTA RAYA, Kav. 4 No.3 RT. 05/RW. 10 BJI Mekar Sari
Bekasi - Timur

Handphone:
0813.11448667

Pendidikan:
1. SMA Negeri 6 solo
2. D3 (Diploma3) Universitas Sebelas Maret, jateng

Visi Misi:
Visi: Ingin mewujudkan masyarakat Kota Bekasi yang Aman, Adil dan Sejahtera.
Misi:
1. Meningkatkan Kesehatan Lingkungan
2. Meningkatkan Pendidikan lebih berkualitas

Program:
1. Membuat perencanaan agar bagaimana anak-anak kita mendapatkan yang lebih berkualitas, murah dan terjangkau.
2. Bekasi Timur sebagai bagian dari wilayah perkotaan, namun masih banyak didapati masyarakat yang miskin. Jadi saat mereka membutuhkan pelayanan kesehatan mereka hanya bisa datang mengunjungi puskesmas. Saya ingin agar di waktu mendatang bila saya terpilih, maka pemerintah akan meningkatkan puskesmas dengan peralatan yang lebih lengkap daripada saat sekarang ini. Sukur-sukur bisa memberikan layanan rawat inap.

CALEG PEREMPUAN KOTA yang NAIK TURUN GUNUNG KE PEDESAAN

A. A. AYU TRIYANA TIRA
Caleg PDIP no.2 DPRD PROVINSI BALI, DAPIL KAB. BADUNG


Dobeldobel dot com mewawancarai A. A. Ayu Triyana Tira melalui handphone, karena kebetulan ia sedang giat-giatnya lakukan sosialisasi di wilayah Badung. Untungnya dia mau meluangkan waktu sejenak untuk menjawab pertanyaan kami.

Caleg wanita PDIP yang sudah berjuang untuk jadi caleg semenjak tahun 1999 ini, kemudian kembali jadi caleg tahun 2004 walau tak terpilih namun Ayu meraih suara tertinggi dari seluruh caleg wanita di Bali, karena nomor urutnya 4 saat itu, dan ia gagal meraih kursi. Kini dengan keluarnya keputusan MK dengan Perpu yang baru untuk perolehan suara terbanyak murni, maka ia seperti kembali mendapatkan adrenalin meningkat dalam dirinya untuk berjuang demi rakyat dalam pencalegannya lagi di tahun 2009 mendatang.


Persoalan dia mendapatkan nomor urut 2 dikarenakan perjuangan dan prestasinya di tahun 2004 lalu kemudian juga karena posisinya di struktur kepengurusan partai yang berangkat secara perlahan namun pasti, mulai dari bawah hingga ke tingkat DPC. Dan bukanlah dia mendapatkan nomor 2 itu, karena UU tentang jatah kuota suara untuk caleg perempuan semata. Partai memberikannya karena alasan prestasinya selama ini.

KEISTIMEWAAN SISTEM PERTANIAN SENGKEDAN DI BALI JADI TAK BERARTI KARENA TIADA DIDUKUNG PEMERINTAH DAERAH DALAM DISTRIBUSI HASIL TANI

Adalah Kabupaten Badung yang mempunyai Pendapatan Asli Daerah (PAD) tertinggi di Propinsi Bali, sebagai tempat masa kecil Ayu Triyana dibesarkan. Wanita kelahiran Denpasar ini sudah punya track record (rekam jejak) pengalaman yang lumayan lama (lebih dari 15 tahun) sebagai aktivis di partai pendukung Megawati, dia berkeinginan untuk membangun daerah dimana dia pernah tinggal dan dibesarkan juga dikarenakan perhatian dan kepeduliannya pada daerah yang sangat dicintainya ini. Jalur perekonomian di Kabupaten Badung memang sudah ada, baik itu Badung Utara maupun Badung Selatan. Namun karena penyaluran pembangunan dari APBD tidak merata maka, kini terjadi ketimpangan pembangunan. Dalam pengamatannya, Ayu menilai pemerintah masih belum memberikan porsi pembangunan yang pas dan merata untuk daerah pedesaan di Badung, yang saat ini secara ekonomi masih lebih rendah dibandingkan dengan daerah lain, demikian pula tingkat pendidikan rakyatnya masih tertinggal jauh bila dibandingkan dengan daerah lain.

Untuk itulah saya merasa terpanggil untuk mewakili rakyat dari wilayah ini, agar saya bisa turut mengawasi pembuatan kebijakan baik itu penganggaran dan alokasi pembangunan di tingkat propinsi dalam hal ini bidang pembangunan, pendidikan dan kesehatan, demikian imbuh wanita lajang berusia 33 tahun ini.

Dan yang paling penting bagi Ayu adalah bagaimana mengelola keuangan dari hasil PAD Badung untuk kesejahteraan rakyat, karena memang fungsinya DPRD itu adalah budgetingnya (penganggaran) kan?, tanyanya memastikan. Dengan harapan budgeting itu memihak pada rakyat, dimana nanti saya kan pasti terlibat di sana dalam membuat peraturan-peraturan yang memang berpihak kepada rakyat dan tidak merugikan kebhinekaan juga.

Di lain sisi, Ayu yang juga direktris satu perusahaan perdagangan umum ini, menilai bahwa anggaran belanja aparat memang masih lebih besar dari anggaran belanja publik. Dia menganggap anggaran belanja aparat yang identik dengan anggaran belanja rutin itu dikeluarkan dan harus dihabiskan. Sementara masyarakat untuk mencari kredit usaha menengah saja sangat susah. Sang wanita yang pernah ke luar negeri (Australia) ini berharap anggaran belanja daerah bisa dialokasikan untuk membantu usaha perekonomian rakyat yang berorientasi peningkatan kualitas manusianya, misalnya dengan UKM-UKM seperti UNPM (yang digiatkan pemerintah).

Ayu juga memperhatikan bahwa pemerintahan daerah di Badung masih memaksakan diri dengan menganggarkan dana yang terlalu besar untuk membangun gedung berfasilitas mewah untuk kantor pemerintahan, karena mendapatkan pinjaman dari bank, namun tetap saja pembayarannya dari APBD, yang artinya setiap sen-nya dibayar oleh rakyat melalui pajak-pajak yang harus mereka bayar. Ini berkesan sangat memaksakan diri bagi rakyat kabupaten Badung. Saya menentang hal itu, demikian Ayu menegaskan. Baginya rakyat tidaklah terlalu membutuhkan gedung pemerintahan dengan fasilitas mewah seperti itu, tapi bagaimana agar pemerintah bisa mengalokasikannya ke pendidikan juga pemberdayaan ekonomi rakyat kecil. Atau mungkin fasilitas-fasilitas umum yang saat ini sangat kurang. Di daerah Kuta sendiri, fasilitas umumnya masih saya nilai kurang, terbukti dengan terjadinya banjir.

PAD terbesar dari daerah Badung memang adalah pertanian, namun distribusi dari hasil pertanian itu, tidak begitu dibantu oleh pemerintah daerah. Terbukti dengan masih kurangnya perhatian pemerintah pada pembangunan sarana jalan keras di daerah pedesaaan dan pegunungan. Jadi petani itu harus mencari sendiri untuk pendistribusian hasil taninya ke kota. Kadang-kadang hasil taninya ada tapi mereka tidak bisa menjualnya, kan begitu, tanyanya menegaskan dengan sedikit logat Balinya.

Ketika ditanya lebih jauh tentang apa yang telah dia lakukan untuk Bali, Ayu mengungkapkan bahwa setidaknya selama ini dia telah berusaha memberikan pendidikan politik kepada para konstituennya terutama kaum perempuan. Dan hal itu memang sudah dari dulu ia lakukan, bukan sekarang saja karena momentumnya menjelang pemilu, timpalnya menghindari salah persepsi. Menurutnya, dirinya telah bekerja lama hingga ke tingkat desa-desa, dan juga karang taruna. Sehingga sampai masyarakat di pedesaan tidak lagi beranggapan bahwa politik itu adalah sesuatu yang perlu dijauhi, karena memang politik bukanlah satu hal yang perlu dijauhi.

Dia berharap dengan terjunnya ia ke dalam dunia politik, maka masyarakat pedesaan bisa merasakan manfaat kehadirannya di tengah mereka, dengan menjadi tempat menyalurkan aspirasi mereka, karena selama ini kebutuhan mereka belum juga didengar oleh pemerintah daerah, seperti yang dijabarkan sebelumnya.

Ayu pun menjelaskan ketika ditanya apa yang telah dia berikan atau tinggalkan selama sosialisasi ke masyarakat, bahwa dia tidak memberikan barang atribut kampanye apapun seperti kaos, stiker ataupun kalender, kecuali kartu nama saja kepada masyarakat di pedesaan. Bahkan memasang baliho atau spandukpun tidak. Karena dia sudah melakukan kegiatan sosial jauh-jauh hari sebelum kampanye ini saja. Jadi dia menanam investasi di tengah masayarakat Badung, tidak dalam bentuk barang, tapi justru berupa program yang saya tinggalkan, dimana program itu terasa langsung oleh rakyat yang saya kunjungi. Misalnya dari dulu saya sudah bantu mereka buatkan jalan dengan cara memproses proposal proyek mereka kepada pemerintah untuk mempercepat perbaikan desa tersebut.

Dari dulu saya melakukan pendampingan rakyat yang menyampaikan kebutuhan mereka secara massal. Dan itulah sebabnya ia sangat terbuka kepada siapa saja, hal ini ia buktikan dengan mencantumkan nomor teleponnya langsung kepada siapa saja di dalam kartu namanya. Baginya siapa saja bisa menghubungi dan berhubungan dengan dirinya, karena itu adalah konsekwensinya sebagai wakil rakyat, termasuk kepada para wartawan, imbuhnya. Dia hanya matikan handphone setelah jam 12.00 malam, karena waktunya untuk istirahat tidur, sekalipun demikian sungguh kesan super sibuk tap saja tmelekat di diri wanita berpenampilan supel dan mudah bergaul ini.

=============================================

A. A. AYU TRIYANA TIRA
CALEG DPRD PROPINSI BALI PDIP, NO. 2, DAPIL KAB. BADUNG

Ttl : Denpasar, 7 Agustus 1975

Agama: Hindu

Alamat: Puri Kawan Carangsari, Banjar Pemijian, Kecamatan Petang, kabupaten Badung
Telepon: 0812.3829.120, 0813.383.99105

Status: Belum menikah.

Riwayat Pendidikan:
-- SDN 3 Ubung, lulus tahun 1986
-- SMP Negeri 10 Denpasar, lulus tahun 1990
-- SMA Negeri Adian 6, lulus tahun 1993
-- Fakultas Hukum, Universitas Udayana, sedang skripsi.

Riwayat Pekerjaan:
-- Direktur PT Anggada Bara Manggara, tahun 2000
-- Manajer Marketing di Aloha Company, tahun 2003
-- Direktur PT Canang Patok Persada, tahun 2004 hingga sekarang

Riwayat Organisasi:
-- Ketua Ranting PDIP selama 2 periode, tahun 1998 - 2003 dan tahun 2003 - 2005
-- Wakil Ketua DPC dari 2005 - 2010
-- Sekretaris Banteng Muda Indonesia (BMI) Prop Bali, tahun 2003 - 2005
-- Ketua GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia) Prop. Bali
-- Ketua Srikandi Demokrasi Indonesia Prop. Bali, tahun 2006 - 2011.
(Sidik Rizal)

LIMA ALASAN MENGAPA MEMILIH SUHARTI


SUHARTI, S Pd. Caleg PAN No. 5
DPRD Kota Bekasi
Dapil Bekasi Selatan - Jatiasih

Bekasi, dobeldobel.com
Pengabdian seorang guru terhadap anak didiknya sudah sering kita ketahui dari berbagai media. Karena dari merekalah lahir orang-orang besar yang kelak memimpin negeri. Sebagai contoh, presiden Amerika Serikat yang baru kemarin dilantik, Barack Obama, Jr. adalah salah satu anak didik yang dihasilkan dari tangan guru-guru SD ASISI Jakarta. Siapa menyangka termasuk para guru-guru SD Asisi bila salah satu murid mereka menjadi orang paling nomor satu di dunia, yakni pemimpin negara super power. Sekarang bagaimana bila para pendidik-pendidik itu (sang guru) yang mau melakukan perubahan atau mau berbuat suatu yang lebih besar dari pengabdiannya sebagai guru. Bukan berarti pengabdiannya sebagai guru adalah hal kecil, namun seandainya ia bisa berbuat sesuatu yang lebih awal dalam hal perubahan mengapa tidak.


Karena hal tersebutlah, maka kita akan mengerti bila ada seorang guru yang mau mencalonkan dirinya menjadi anggota legislatif. Karena ia merasa mungkin dengan pengabdiannya itu, dia bisa menyegerakan keinginannya dan impiannya dalam menciptakan manusia yang kelak bermanfaat bagi negeri ini.

Janganlah heran sudah banyak berapa guru yang menelorkan orang-orang besar seperti presiden, menteri, duta besar, dokter, insinyur dan pengusaha-pengusaha besar. Setidaknya ia telah berjasa membangun SDM bangsa ke tingkat yang lebih baik, menjadikan murid-muridnya lebih pandai dan lebih siap menjadi manusia seutuhnya. Namun bagaimana dengan kesejahteraan sang guru (pahlawan tanpa tanda jasa) ini dengan begitu banyak jasa yang telah dia berikan buat pembangunan bangsxa ini?

Mungkin dengan alasan itulah, seorang guru SD mau menjadi calon anggota legislatif. Niat mulia meningkatkan kesejahteraan para guru, yang nantinya pasti akan berimbas dengan peningkatan kualitas pembelajaran dan pendidikan tiu sendiri secara langsung maupun tidak langsung. Logikanya adalah, semakin sejahtera seorang guru, makin semakin baik kualitas pelayanan dan pengajaran bagi para anak bangsa ini. Dan semakin baik proses belajar mengajar bagi para siswa, maka semakin baik pula peningkatan ilmu dan kualitas anak bangsa ini.

PADUAN ANTARA KECERDASAN INTELEKTUAL, KETRAMPILAN FISIK, DAN KECERDASAN SPIRITUAL YANG SEIMBANG ADALAH IMPIANNYA UNTUK ANAK BANGSA

Ada 5 alasan mengapa Suharti memberanikan diri untuk menjadi caleg DPRD II Kota Bekasi dengan kendaraan PAN. Dan diapun mendapat nomor urut 5. Kelima alasan tersebut dijelaskan berikut ini.

ALASAN PERTAMA:
Adalah Suharti, seorang guru SD yang terpanggil ingin meningkatkan kesejahteraan para guru, khususnya di wilayah Kota Bekasi. Suharti yang juga Wakil Sekretaris DPD PAN Kota Bekasi, mempunyai keinginan bukan saja peningkatan kualitas pelayanan pendidikan di kota Bekasi dalam bentuk Pendidikan Gratis, namun juga peningkatan kesejahteraan guru secara simultan.
Pengabdian dirinya sebagai guru yang sudah lama ia berikan sudah mendarah daging semenjak ia masih duduk di bangku SMP. Suharti terbiasa mendisiplinkan diri sebagai pelajar sehingga banyak mendapat nilai baik. Tidak ada cita-citanya yang lain selain keinginannya menjadi seorang Guru.

Alasan utamanya menjadi guru adalah bisa memberikan ilmu kepada sesama sebagai perbuatan yang sangat mulia dibarengi dengan harapan besar mampu mencerdaskan kehidupan bangsa.
Ini berarti bahwa kepeduliannya pada pendidikan bukanlah semata membekali anak didik dengan ilmu pengetahuan semata, namun juga ketrampilan hidup dan kepanduan, karena apa yang bisa diberikan dalam kepramukaan adalah satu hal yang sangat mendasar dalam memberikan kemampuan untuk bertahan hidup dan ketrampilan hidup yang sangatlah dibutuhkan oleh semua anak didik. Bekal ilmu pengetahuan (intelektual), ketrampilan hidup (fisik) dan kekuatan ruhani (mental) adalah faktor yang sangat mendasar dalam pengembangan anak-anak.

ALASAN KEDUA:
Bersamaan dengan perhatian Suharti kepada proses pendidikan dan pengembangan anak didik, ia juga aktif di dunia kepramukaan (kepanduan). Di kepramukaan ia dikenal dengan panggilan kecilnya "Kak Hang", yang menggambarkan kedekatannya dengan para anak didiknya.






Suharti adalah juga seorang Pembina Pramuka pada Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Bekasi. Dengan kegiatan kepramukaan, Suharti bisa berbuat banyak dalam hal sosial. Baginya kepramukaan merupakan sebuah wadah untuk menempa hidup dengan penuh daya juang, kemandirian dan menumbuhkan jiwa membantu sesama, khususnya dalam pembinaan generasi muda di Kota Bekasi. Keinginan luhur dan tulusnya membina generasi muda melalui gerakan kepramukaan telah ada semenjak pertama kali menjadi anggota pramuka.

Hingga kini pun, Suharti berupaya untuk membina generasi muda melalui kegiatan pramuka, hingga tak ada waktu luang tanpa aktivitas positif begitu tertanam di dalam jiwanya.


ALASAN KETIGA:
Aktivitas Suharti di partai politik bukanlah hal yang baru sekarang ini dia lakukan, apalagi karena menjelang kampanye saja. Wanita yang bersuamikan Teguh Supriyadi ini, telah menyibukkan diri semenjak Pemilu tahun 2004 lalu, hingga kini pun ia telah duduk sebagai Sekretaris Bidang Pemberdayaan Perempuan DPD PAN Kota Bekasi.


Foto Bersama Istri Calon Walikota Bekasi Mochtar Mohamad dan Istri Calon Wakil Walikota Rahmat Effendy.







Dalam kegiatan politik beberapa tahun terakhir, ia turut aktif berkiprah menunjang kesuksesan pelaksanaan Pilkada Kota Bekasi tahun 2008 lalu dengan mendukung M2R (Mochtar Mohamad - Rahmat Effendy) dalam menghantarkan nota kesepakatan Sekolah Gratis di Kota Bekasi. Kemudian pada Pilgub Jawa Barat 2007 lalu dengan mendukung HADE (Heryawan & Dede Yusuf) dalam menghantarkan Nota Kesepakatan tentang Pengentasan Pengangguran.











ALASAN KEEMPAT:
Masalah Kecerdasan Spiritual (Mental) yang juga menjadi perhatian Kak Hang, mendorongnya untuk mendirikan dan mempelopori terbentuknya Gerakan Masyarakat Peduli Akhlaq Mulia (GMPAM) bersama seorang tokoh masyarakat dan Anggota DPR RI, Irsyad Sudiro. Di dalam wadah GMPAM dia bisa berbuat banyak terhadap lingkungan sosial di sekitarnya. Di samping mengajak kalangan atas untuk beramal dan berakhlaq mulia juga menyantuni kalangan bawah dalam bentuk memberikan santunan sosial kepada mereka,


Kepeduliannya terhadap perkembangan dunia informasi dan pembangunan akhlaq di Indonesia, khususnya di Bekasi sangatlah intens. Sehingga segala sesuatu yang berhubungan dengan kondisi pendidikan akhlaq bangsa ini menjadi sangat penting. Adanya perkembangan teknologi informasi justru menjadi isu utama dalam pembentukan akhlaq mulia. Seperti pornografi dan pornoaksi melalui media televisi dan internet. Betapa banyak kemudahan teknologi yang kini mulai terjangkau oleh masyarakat luas, terkadang bisa menjadi bumerang bagi perkembangan budaya sosial bangsa kita. Suharti merasa LSM GMPAM perlu melakukan pengawasan dan pengendalian agar perusakan moral dengan media pornografi dan pornoaksi bisa dikurangi atau dihilangkan sama sekali. Segala kampanye tentang gerakan anti pornografi dan pornoaksi sangat didukung oleh GMPAM yang didirikannya ini, termasuk hal-hal lain yang bisa mengancam keberadaan anak bangsa ini.

ALASAN KELIMA:
Kak Hang ternyata juga mempunyai LSM, yakni Suharti Center, yang bergerak di bidang sosial kemasyarakatan dan pendidikan, dimana dia bisa berkiprah dan berinteraksi dengan masyarakat luas baik dari kalangan orang tua murid maupun para guru yang ada di Kota Bekasi. Salah satu masalah sosial yang juga menjadi pusat perhatiannya adalah KDRT (Kekerasan dalam Rumah Tangga).





LSMnya menerima segala keluhan dari warga sekitarnya bila mengalami masalah dalam rumah tangga. Banyak sudah Suharti Center berkiprah dan berinteraksi dengan masyarakat, seperti Pemberian Sembako buat kaum dhuafa, khitanan massal, menyediakan tempat untuk kaum ibu-ibu mengikuti program Kejar Paket A, pemotongan dan penyaluran hewan Qurban dan Santunan kepada kaum Lansia (lanjut Usia) dalam bentuk Wisata Bersama para lansia.



Baginya dengan memberikan hiburan dalam bentuk kegiatan wisata bersama para lansia membuktikan bahwa kepeduliannya pada masyarakat bukan saja kepada generasi mudanya namun juga generasi seniornya yang telah melahirkan dan membesarkan generasi sekarang ini. Pengabdiannya dan penghormatannya kepada generasi senior ini bertujuan bahwa kita harus menghargai orangtua kita dan menyayangi mereka sebagaimana mereka telah menyayangi kita sewaktu kita masih kecil dan membesarkan kita kaum muda sehingga seperti sekarang ini. Dari perawatan para kaum tua (lansia) inilah sehingga kita bisa merasakan kehidupan kini, jadi wajar bila kita membalas kebaikan para lansia yang juga orangtua kita sendiri ini dalam bentuk hiburan wisata bersama. Dengan harapan, mereka bisa merasakan kebahagiaan dan kesenangan setelah berwisata bersama dan bisa tetap saling mengekspresikan kasih sayang dan tali silaturrahim antara kaum muda dan kaum tua.

Hal inilah yang ia rasakan bahwa ternyata itu semua masih memerlukan satu kekuatan yang lebih besar lagi agar segala masalah yang sering dihadapinya bisa cepat dan lebih mudah terselesaikan. Hal yang dimaksud itu adalah kekuatan sebagai anggota legislatif.

Dengan segala track record yang dimiliknya itu, Suharti merasa sudah siap untuk bisa bertarung dengan para caleg-caleg dari partai lain di wilayah pemilihannya Bekasi Selatan dan Jati Asih. Yang diinginkannya adalah doa restu dan dukungan penuh dari para orang tua murid dan semua komponen masyarakat yang pernah berinteraksi dengan dirinya baik melalui LSM dan organisasi politiknya.

========================================================================

Nama Lengkap :
SUHARTI, S Pd.

Panggilan (Nama Kecil) :
Hang

TTL:
Malang 17 Februari 1970

Tinggi/Berat: 168cm/60kg

Status: Menikah
Nama Suami:
Teguh Supriyadi, M.Pd.

Pekerjaan Suami:

-- Kepala Sekolah SDI Al-Azhar 14 Semarang
-- Kepala Sekolah SDI Al-Azhar 11 Surabaya
-- Kepala Sekolah SDI Al-Azhar 27 Bogor
-- Wakil Kepala Sekolah SDI Al-Azhar 9 Kemang Pratama
-- Guru Olahraga SDI Al-Azhar 6 Jaka Permai
-- Guru Olahraga SMI Al-Azhar 3 Kebayoran Baru

Jumlah Anak: 3
1. Moh. Raja Mukti Samiarjo (11 thn, Darul Rahmah, MTs)
2. Pangeran Akbar Maulana Ismail (7 thn, kelas IV SD)
3. Ratu Aisyah Bahagia (3 thn, TK)

Alamat: Jl. Parkit Raya No. 12 Kayuringin, Bekasi Sleatan
Telp.: (021) 8885.3198, HP: 0815 8772187
Telp.: (021) 7023HANG
Agama/Kebangsaan: Islam/Indonesia

Riwayat Pendidikan:
--SD Malang Jawa Timur (1984)
-- SMP Malang Jawa Timur (1987)
-- SPG Malang Jawa Timur (1990)
-- D2 Perguruan Tinggi Bekasi (1997)
-- S1, STKIP PGRI Sukabumi (2008)

Training & Seminar:
-- Loka Karya tentang Penghijauan Nasional thn 1988 sebagai Peserta
-- Kursus Teater (1990-1993) di Jakarta, Sebagai Peserta
-- Kursus Mahir Dasar (Pramuka) 120 jam thn 1991, Bekasi sebagai Peserta
-- Pelatihan Pamong Saka Wanabakti, thn 1994, bandung sebagai Peserta
-- Pelatihan Panitia Nasional thn 1995, Jakarta sebagai Peserta
-- Lomba Tingkat V Nasional thn 1995, Cibubur sebagai Panitia
-- Lomba Tingkat IV Jawa Barat, thn 1995, Jatinangor (Sumedang) sebagai Panitia
-- Seminar Gender, thn 1995, Bandung sebagai Peserta
-- Kursus Pelatih Pramuka, thn 2001, Bandung sebagai Peserta
-- Jambore Cabang Kota Bekasi sebagai Panitia
-- Kursus Mahir Pramuka sebagai Panitia & Penguji Materi
-- Kursus Mahir Dasar Pramuka thn 2004, Bekasi sebagai Pimpinan
-- Jambore Daerah Ringkat Provinsi (09 - 16 Juni 2005) bid Pariwisata, sebagai Ketua
-- LKAD Angkatan IV PAN Kota Bekasi 2006
-- Jambore Nasional & ASEAN (06 - 23 Juli 2006) Sumedang (Jabar) sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Monitoring dan Pelaporan

Riwayat Organisasi:
-- Ketua karang Taruna, thn 1987 Malang, Jawa Timur
-- Pembina Pramuka dari thn 1990 s/d sekarang di Bekasi, Jawa Barat
-- Pembina OSIS SMP Al-Huda, thn 1990 - 1993, bekasi Jabar
-- Andalan Ranting Ur Penggalang Putri thn 1995-1998, Bekasi, Jabar
-- Pelatih Cabang Kota Bekasi, thn 2000 s/d sekarang
-- Pengurus Pramuka Kota Bekasi, Bid. Usaha 7 Pendanaan thn 2004-2007
-- Caleg Bekasi Timur tahun 2003
-- Kongres PAN (07-10 April 2005) sebagai Peninjau
-- Musda PAN (24-25 Juni 2005) sebagai Peninjau
-- Pengurus Sakabakti Husada Periode 2005-2010
-- Pengurus Pramuka Kota Bekasi periode 2006-2011
-- Kabid. Pendidikan PPA (Perhimpunan Perempuan Amanat) Kota Bekasi thn 2005-2010
-- Sekretaris DPD PAN Kota Bekasi Bid. Pemberdayaan perempuan thn 2005-2010
-- Pengelola kedai pramuka Kota Bekasi 2007
-- pengurus Komiter Gerakan Masyarakat Peduli Akhlak Mulia (GMPAM) Kota Bekasi

Riwayat Pekerjaan:
-- Guru SDI Al Huda, Bekasi, 1990-1995
-- Guru SMP Al Huda, Bekasi, 1990 - 1995
-- Guru SD Kaliabang Nangka, Bekasi, 1992 - 1994
-- Guru SD Bekasi Timur IV, Bekasi, 1993 - 1996
-- Guru SD Bekasi Timur I, Bekasi, 1993 - 1996
-- Guru SD Al Husna, Bekasi, 1996 s/d sekarang
-- Direktur CV Pandu Citra Mandiri



Riwayat Organisasi:
- Wakil Sekretaris DPD PAN Kota Bekasi
- Bid. Pemberdayaan Wanita DPD PAN Kota Bekasi
- Pendiri LSM Suharti Center
- Pendiri & Pelopor GMPAM
- Pembina Pengurus Pelatihan Pramuka Kota Bekasi

Chat Box dengan Kami

Follow by Email

Popular Posts

 
Support : Webrizal | Tutorial | My Opini
Copyright © 2009-2014. Global Bekasi - All Rights Reserved
Template Recreated by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger