PPP adalah Partainya Caleg Muslim

Monday, July 11, 2011

Islam Agamaku, Ka'bah Qiblatku, PPP Pilihanku


Mengajak ummat Islam di Indonesiauntuk berpolitik yang baik dan sesuai syariah bukanlah tugas yang mudah dan sederhana, karena berjuang di jalur politik khususnya partai yang mengklaim sebagai rumah besar ummat Islam ini menghadapi sedikitnya 4 partai yang berbasis ummat Islam.

Memang hanya dua partai saja yakni PPP dan PBB yang mempunyai caleg semuanya beragama Islam, sementara partai lainnya seperti PKS, PAN dan PKB mempunyai caleg non-muslim.

PKS Mengusung Caleg Non-Muslim
Berbagai strategi ditempuh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk mendulang suara dalam Pemilu 2014 mendatang. Dengan slogan barunya “Cinta, Kerja dan Harmoni,” PKS mengusung calon anggota legislatif dari berbagai kalangan, termasuk pendeta Kristen.

“Ada pendeta yang menjadi caleg di Indonesia Timur,” kata Sekretaris Jenderal PKS, Taufik Ridho di Jakarta, Senin (22/4/2013). Taufik menyatakan, caleg non-Muslim banyak diusung PKS untuk daerah pemilihan Indonesia Timur, seperti Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Papua, dan Papua Barat.

“Memang kebutuhannya seperti itu,” ujarnya. Caleg-caleg non-Muslim diusung PKS untuk memperebutkan kursi di DPRD Provinsi dan Kota/Kabupaten. Untuk DPR Pusat, PKS mengusung dua caleg non-Muslim dari dapil Papua dan Papua Barat. Di sini PKS menargetkan satu kursi.

Caleg-caleg non-Muslim diusung PKS untuk memperebutkan kursi di DPRD Provinsi dan Kota/Kabupaten.

PKB Juga Mengusung Caleg Non Muslim
PKB yang menyatakan dirinya sebagai Partai yang lahir dari tubuh NU -sehingga banyak Kyai NU yang menyuruh basis NU untuk mendukung partai yang lahir dari rahim NU sendiri - ternyata mengirimkan calegnya yang beragama Katholik/Kristen. Ini sebagian data yang ada di situs www.kebangkitanbangsa.org:

DKI I :
1) Kepulauan Seribu, 2) Jakarta Pusat, 3) Jakarta Timur, 4)Jakarta Utara

1. Dr. AB Susanto
2. Fathoni Tamzis
3. Do Anh Dung
4. Dr. Pitoyo MA
5. Agus Kusnara
6. JH. Wenas
7. Drs. H. Ifrodi Sukamto
8. H. Usman Saleh, SE, MBA
9. DR. Theresia Indrawati
10. Ir. Irtiniar
11. Masykur Hazbun, SH
12. Ir. T. Diapari Nababan, MM
13. Dr. Keumala Amaliah

Adapun yang perlu dikonfirmasi yakni, Dr. AB Susanto, Do Anh Dung, JH. Wenas, DR. Theresia Indrawati, dan Ir. T. Diapari Nababan, MM.

Bayangkan, No. top 1 dan 3 non-muslim! Bagaimana kalau Kyai-kyai NU tahu? Buat yang mau milih PKB, tolong pertimbangkan sekali lagi kalau dasar pemilihannya karena ingin memilih partai Islam.


PAN Akomodasi Caleg Non Muslim
Partai Amanat Nasional (PAN) yang berbasis massa Islam mulai mengakomodasi calon anggota legislatif nonmuslim.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua DPP PAN Bara Hasibuan. Dikatakan, PAN adalah partai reformis dan inklusif.

Oleh karena itu, dalam daftar caleg sementara (DCS) yang diserahkan PAN ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), partai pimpinan Hatta Rajasa tersebut memasukkan sejumlah caleg nonmuslim.

"DCS ini merefleksikan PAN yang menginginkan Indonesia baru, modern, dan plural. Indonesia Timur caleg didominasi caleg beragama Kristen. Di Sumatra Utara juga demikian," kata Hasibuan di kantor KPU, Jakarta, Senin (22/4).

Karakteristik budaya juga digunakan oleh PAN. Misalnya saja di daerah pemilihan Bali. PAN mengutamakan masyarakat daerah Bali.

"Di Bali, kali inilah pertama kalinya sejak berdiri 1998, caleg PAN didominasi orang Bali. Di Kalimantan Tengah, kita punya caleg beragama Buddha," kata Bara.

Menurut Bara, DCS yang diberikan PAN ke KPU merupakan representasi dari pluralisme. "DCS ini miniatur Indonesia. PAN komitmen membawa Indonesia lebih demokratis dan modern," tegasnya

Calon Siswa Baru

Sunday, June 26, 2011

Hanya Boleh Pilih 1 SMAN Demi Meratakan Jumlah Siswa

BEKASI, (PRLM).-Calon siswa baru untuk tingkat SMP dan SMA/SMK di Kota Bekasi harus lebih cermat menentukan sekolah pilihan mereka. Pasalnya untuk tahun ajaran 2011/2012, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi hanya memperbolehkan calon siswa memilih satu sekolah negeri dan satu sekolah swasta.

Sekretaris Disdik Kota Bekasi Saiful Bahri mengatakan, keputusan pengurangan jumlah pilihan tersebut dimaksudkan untuk memeratakan jumlah siswa. Siswa tak perlu terpusat di sekolah negeri, tapi dapat menyebar juga ke sekolah swasta. “Toh kualitas sekolah swasta pun kini sudah baik. Biarkan sekolah swasta mendapat kesempatan juga mendapat sumber daya yang berpotensi,” katanya.

114 Siswa SLTP Bekasi Tidak Ikut UN

Tuesday, April 26, 2011

BEKASI, KOMPAS.com
Sebanyak 114 dari 31.510 siswa SLTP di Kota Bekasi tidak mengikuti Ujian Nasional pada Selasa. Jumlah itu meningkat dari hari pertama pada Senin yang 111 siswa tidak ikut Ujian Nasional. Demikian diutarakan oleh Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Bekasi Juniarsih, Selasa (26/4/2011) siang.

Jumlah 114 itu, lanjut Juniarsih, terdiri dari 63 siswa sakit, 3 siswa pindah sekolah ke luar Kota Bekasi, dan 45 siswa tidak ikut UN tanpa alasan jelas. "Mereka boleh ikut susulan Senin mendatang," kata Juniarsih.

Suap Adipura

Walikota Bekasi, Mochtar Mohamad Mulai Disidangkan
 

REPUBLIKA.CO.ID,BEKASI
Wali Kota Bekasi, Jawa Barat, Mochtar Mohamad dalam persidangan perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Selasa, didakwa Jaksa Penuntut Umum KPK Rudi Margono telah merugikan negara sebesar Rp 639 juta.

Akibat perbuatannya dinilai melanggar Pasal 5 UU Korupsi No. 31 tahun 1999 dan pasal 13 UU Korupsi No. 31 tahun 1999 dengan hukuman paling minimal satu tahun.

Soto Bakar Bogor dan Mie Ayam Soto Bogor

Wednesday, January 26, 2011

1000 Cara Menikmati Kelezatan Unik Soto
Pernah Coba Mie Ayam Sensasi Baru?

Sensasi Baru Soto Ayam Bakar Rp 15.000,-
Jakarta - webrizal.com
Pernahkan Anda membayangkan bagaimana menikmati ayam bakar yang biasanya Anda makan dengan tangan, kini harus disantap dengan kuah soto yang gurih dan pas bercampur ayam bakar?

Anda bisa bayangkan seribu cara untuk menikmatinya. Mau Anda geragoti (bahasa paan neh? "Geragotin" kedengarannya ngampung banget yah?) atau mau dipotong-potong dengan pisau makan atau ditusuk garpu dan disayat dengan sendok sambil menyeruput kuah gurihnya?


1000 Cara Menikmati Soto Ayam Bakar

Bila Anda berkunjung ke Soto Marmer, maka di warung makan sederhana yang berlokasi di depan Kampus Budi Utomo Pondok Kopi ini akan memberikan pilihan aneka soto nusantara yang pernah ada. Salah satunya adalah menu inovasi sang pemilik H. Artha Indra, yakni Soto Ayam Bakar ala Soto Marmer.

Selain Soto Ayam Bakarnya yang memang mantap dan unik rasanya, Anda juga bisa mencoba sensasi baru menu Mie Ayam Soto Bogor. Menu mie ayam ini dijamin lain daripada menu ayam biasa. Sensasi mie kuning dengan sentuhan kuah soto mie Bogor begitu kental, terasa unik dan bakalan jadi menu favorit Anda yang baru setelah Anda mencoba mengunyah habis potongan ayam suir ala mie ayam pada umumnya.

Mie Ayam Bogor, kelezatan mie kuning kuah soto
Seperti yang sudah dikenal banyak orang Mie Ayam biasanya menyajikan mie rebus dengan kuah bening dan taburan potongan ayam yang lezat yang terkadang ditambah bakso dan pangsit. Tidak demikian halnya dengan Mie Ayam Soto Bogor. Mienya yang dipakai adalah mie kuning yang sedikt berbau kapur dengan kuah soto mie bogor yang lumayan pedas dan lezatnya begitu menendang.

Bau kapur dari mie yang dikocok dengan kuah panas seolah tenggelam dengan wanginya potongan daun bawang dan harumnya kuah soto mie Bogor yang begitu kuat. Belum lagi sensasi rasanya yang begitu baru di lidah saya, seolah saya sedang makan soto mie Bogor dengan sensasi daging ayam yang lezat entah bagaimana. Sepertinya Anda harus me ncobanya untuk bisa mengerti gambaran rasa yang saya tuliskan ini.

Dua sajian baru dan unik ala H. Artha Indra ini memang salah satu menu baru yang mau dijadikan aikon dari warung Soto Marmer. Mie Ayam Soto Bogor serta Soto Ayam Bakar. Sebenarnya masih ada satu lagi sensasi rasa unik inovatif yang harus dicoba, yakni Soto Ayam Bogor.

Semua orang Bogor tahu seperti apa sih menu Soto Mie Bogor yang sering menggunakan potongan kikil plus jeroan sapi atau kambing (biasanya sapi). Kini menu soto mie itu diganti dengan daging ayam serta mienya dihilangkan, maka jadilah menu baru nan inovatif, Soto Ayam khas Bogor. Hmmmm mantap pedasnya begitu pas dirasa dengan suwiran ayam goreng yang menciptakan sensasi tersendiri. Gak usah banyak komentar, sepertinya Anda belum disebut pencinta soto sejati sebelum mencicipi Soto Ayam Bogor ala H. Artha Indra ini.

Tertarik mencobanya? Silakan kunjungi Warung Makan Soto Marmer di jalan Mawar Merah seberang pertigaan Perumahan Malaka Pondok Kopi. Anda tak akan pernah rugi mencicipi menu soto unik di sana. Nantikan saja aneka menu unik soto nusantara lainnya.

Sidik Rizal bukankelanakuliner.com

Chat Box dengan Kami

Follow by Email

Popular Posts

 
Support : Webrizal | Tutorial | My Opini
Copyright © 2009-2014. Global Bekasi - All Rights Reserved
Template Recreated by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger