Home » , , , , , » Ronny Hermawan, SH Bicara ISIS di Jakarta

Ronny Hermawan, SH Bicara ISIS di Jakarta

Written By Blogs owner SidikRizal on Wednesday, August 20, 2014 | 8:04 AM

Sebagai tokoh masyarakat Ronny merasa insiden deklarasi ISIS dan konflik penyelenggaraan Pilpres di MK adalah bukan hal yang disengaja.

Lebih tepatnya, intelijen apalagi ketika Kota Bekasi baru saja kecolongan dengan adanya deklarasi ISIS di wilayah Pekayon, Kota Bekasi.

Ronny panggilan akrab anggota DPRD Kota Bekasi yang baru saja dilantik 11 Agustus 2014 untuk periode 2014-2019, merasa perlu menyikapinya apalagi dia akan menjadi pembicara bertemakan kebangsaan atas undangan dialog kebangsaan dari PAN di Jakarta Timur pada hari Senin tanggal 18 Agustus 2014.

"Apa yang Mas Sidik ketahui tentang ISIS?" tanya Ronny di NICHO Cafe tempat dimana ia biasa bertemu dengan banyak kolega dan klien pada hari Minggu, 17 Agustus 2014 lalu. Setelah mendengarkan pendapat saya pribadi tentang eksistensi ISIS yang bisa mengancam keutuhan bangsa Indonesia dan NKRI itu, lelaki berkacamata ini mulai mengeluarkan pendapatnya yang serupa.

Di sela interviu dengan Ronny Hermawan, SH. sang Ketua GEMABUDI ini, dia juga menyisipkan pesan dan harapan agar proses pengadilan pen yelenggaraan Pilpres di MK agar bisa segera diselesaikan, bahkan dia juga berharap agar Prabowo untuk lebih legowo dan tidak terlalu jauh memperpanjang permasalahan dengan pihak KPU.

Ronny yang cukup intens dekat dengan Yenny Wahid, sebagai salah satu anggota forum kebangsaan dan lintas agama yang dipelopoiri oleh Gus Dur itu, berharap agar permasalahan yang kini sedang diproses secara hukum di Mahkamah Konstitusi tidak berlarut-larut dan tidak pula dijadikan komoditi untuk membuat kisruh di tingkat akar rumput.

Sebagai putra daerah Bekasi yang berdarah Cina, rasa nasionalisme tokoh muda ini patut diberi penghargaan. Dalam dirinya, dia tidak membedakan perlakuannya dalam kehidupan sehari-hari dengan sifat sektarian apalagi yang berbau SARA. Bahkan di markas tempat ia biasa mengadakan pertemuan dengan banyak koleganya, dia memberikan kesamaan hak antar karyawan dan anak buahnya dalam segala hal, yang tentunya sesuai dengan kemampuan dan keahlian masing-masing.

Ketika Ronny menanyakan perihal ISIS, maka sewajarnya pula dia beranggapan bahwa kasus terjadinya deklarasi ISIS di wilayah Kota Bekasi, adalah karena pihak intelijen memang kecolongan, jika tak mau dibilang sengaja membiarkan masalah ini pada saat bangsa Indonesia sedang berada pada kondisi kurang tepat yakni gejolak pilpres.

"Di tingkat bawah, permasalah pilpres sebenarnya tidak begitu heboh seperti halnya di tingkat elit politik," papar Ronny kepada globalbekasi.com. Yang menjadi masalah adalah keterlibatan pihak media yang terkadang begitu partisannya sehingga memberikan pemberitaan yang memojokkan atau malah tidak netral dan sering malah menimbulkan persepsi negatif.

"Itulah sebabnya, ketika tim pendukung Prabowo dan Hatta melakukan publikasi media dan juga langkah hukum menggugat KPU melalui MK membuat saya berubah pikiran. Tadinya saya simpati kepada Prabowo, tapi karena ulah timsesnya, saya jadi sedikit agak jengah," beber Ronny.

Ketidaksukaan Ronny kepada timses Prabowo memang tidak sebesar para pendukung Jokowi yang setia. Secara politis, anggota dewan dari Partai Demokrat ini berusaha mengikuti fatsun partainya yang tidak berpihak kepada siapapun capres yang akan menang.

Sayangnya pembicaraan tidak bisa berlanjut, karena masih banyak hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan pilpres, KPU dan tentunya masalah ISIS yang jadi topik hangat pembicaraan di antara kami.

SidikRizal - webrizal.com - Pemerhati Politik dan Hukum

0 komentar:

Chat Box dengan Kami

Follow by Email

Popular Posts

 
Support : Webrizal | Tutorial | My Opini
Copyright © 2009-2014. Global Bekasi - All Rights Reserved
Template Recreated by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger